18 Methode Terapi Minimal Invasif Berbeda dengan Pengobatan Konventional

18 Methode Terapi Minimal Invasif Berbeda dengan Pengobatan Konventional

  Ternyata penyakit kanker paru bisa diderita tidak hanya oleh para perokok saja. Karena itu, selalu menjaga kesehatan dengan membiasakan diri melakukan gaya hidup dan pola makan sehat sudah menjadi live style. Dengan begitu, kita bisa terhindar dari berbagai penyakit yang berbahaya.Sekitar 6.000 orang bukan perokok didiagnosis kanker paru setiap tahunnya. Sebagian besar adalah kaum wanita dan wanita Asia beresiko paling tinggi.Meski kemungkinan seorang bukan perokok untuk terkena kanker paru lebih kecil dibanding perokok, tetapi data di Inggris menunjukkan 41.500 kasus baru kanker paru ditemukan setiap tahunnya. Sekitar 14 persen, atau 6.000 kasus tidak terkait dengan kebiasaan merokok.Kebanyakan pasien kanker paru yang bukan perokok adalah kaum wanita.  kami melihat makin banyak pasien wanita yang tak pernah merokok tapi terdiagnosis kanker paru, dibandingkan dengan 10 tahun lalu.

  Apa yang menyebabkan kondisi tersebut belum sepenuhnya diketahui. Tetapi para ilmuwan menduga ada kaitannya dengan faktor genetik yang dikombinasikan dengan paparan zat-zat pemicu kanker, misalnya asbestos, gas radon, bahan pelarut, asap buangan mesin diesel, hingga asap rokok orang lain.Faktor risiko lain adalah terapi radiasi ke dada untuk penyakit lain seperti kanker payudara atau limfoma. Bisa juga dari luka paru-paru yang berasal dari kondisi medis sebelumnya.

  Menurut Deputi British Lung Foundation, kanker paru-paru selalu dihubungkan dengan merokok. Padahal sebelum kebiasaan merokok menyebar pada awal abad 20, penyakit ini kerap menimpa wanita bukan perokok. Orang yang tidak merokok biasanya menderita adenokarsinoma atau sel kanker paru tidak kecil. Kondisi ini terjadi di kelenjar yang memproduksi lendir pada jalan masuk udara ke paru-paru. Mereka yang tekena kanker adenokarsinoma ini juga mengalami kesalahan genetik pada protein di permukaan sel yang memicu pertumbuhan sel.

  Sementara itu, beberapa penelitian masih berlangsung untuk mengenali apa penyebab kanker paru pada bukan perokok. Tetapi juga tak mudah karena kanker paru sering dianggap sebagai penyakit tanpa gejala pada stadium dini yang tidak terdeteksi gejala awalnya .Diagnosa dini memang berperan besar dalam kesembuhan kanker, tetapi dalam kasus penyakit paru ini bukan hal yang tidak  mudah.Masalahnya paru tidak memiliki ambang sakit sehingga tak akan memberi peringatan jika ada sesuatu yang salah pada paru. Tidak ada gejala kanker paru yang spesifik dan sulit menentukan apakah batuk atau sesak napas yang diderita karena kanker atau bukan.Ia menambahkan, yang memprihatinkan adalah saat batuk membandel tak kunjung sembuh, penyakitnya mungkin sudah ganas. Pada 70 persen pasien yang berobat ke dokter, penyakitnya sudah berkembang serius.

  Pemeriksaan standar seperti rontgen paru pun terkadang tak mampu menemukan sel-sel kanker. Rontgen paru punya kelemahan karena dua dimensi. Sehingga ada area tertentu, misalnya di belakang jantung, yang tak terlihat.Meski begitu pemeriksaan pendukung dengan CT-scan biasanya cukup membantu. Karena itu sebaiknya lakukan pemeriksaan jika batuk tidak sembuh lebih dari tiga minggu atau ada penurunan berat badan tanpa sebab.

  Ahli Oncologi Tim Medis MDT dari St.Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou menyarankan deteksi dini, diagnosis dini pencegahan dan pengobatan kanker untuk berbagai jenis kanker adalah faktor yang paling penting dan sangat efektif. Dan untuk pasien kanker , kemoterapi bukanlah satu-satunya pilihan pengobatan, perkembangan internasional Medis lebih maju terdapat teknologi lebih canggih yaitu Terapi Minimal Invasif diantaranya;

  1. Nano knife adalah Terapi dalam proses pengobatan tumor atau kanker yang terletak di dekat pembuluh darah besar, saluran empedu, saluran pankreas, pembuluh darah portal dan lain-lain yang tidak dapat ditangani dengan pembedahan atau ablasi konvensional , dan pada kasus kanker prostat atau kanker yang terletak di dekat vertebral, operasi pembedahan dapat menyebabkan kerusakan saraf, menyebabkan kelumpuhan, gangguan fungsi organ dan lain-lain. Tetapi kelebihan dari Terapi Nanoknife tidak menimbulkan kerusakan pada saluran atau saraf, dapat disimpulkan bahwa Nanoknife aman dan efektif diterapkan pada kasus-kasus sulit yang disebutkan di atas, dan pada jenis-jenis kanker tersebut, metode ini belum dapat digantikan oleh metode yang lainnya.

  2. Terapi Genetik Bertarget adalah pengobatan yang dilakukan setelah menentukan tempat yang menjadi penyebab kanker secara tepat ( tempat ini dapat berupa molekul protein dalam sel tumor, dan juga dapat berupa bagian dari gen ), lalu dirancang obat yang efektif untuk pengobatan jenis tumor tersebut, setelah obat masuk ke dalam tubuh akan secara otomatis memilih tempat yang menjadi penyebab kanker dan membunuh sel tumor, tanpa merusak atau mempengaruhi jaringan normal sekitar tumor.

  3. Immunoterapi ,yaitu terapi meningkatkan kekebalan tubuh,dengan cara mengambil darah dari tubuh pasien sendiri, kemudian sel antikanker antibody dalam sel darah dipisahkan dan dikembangbiakkan di laboratorium selama 10 hari. Kemudian di masukkan kembali ke tubuh pasien melalui infuse intervena. Sel antikanker antibody bekerja dalam tubuh selain membunuh sel kanker juga merangsang sistem kekebalan tubuh untuk memproduksi lebih banyak lagi sel-sel antikanker antibody dalam tubuh. Hal ini sangat efektif untuk mencegah kekambuhan dan menekan tumor supaya tidak metastasis.

  4. Metode Terapi Intervensi (kemo lokal),yaitu, melalui kateter kecil obat dibungkus dalam lesi pusat lokal tumor. Keistimewaannya yaitu, minimalis efek samping obat karena tidak melalui pembuluh darah intravena keseluruh organ tubuh. Dengan panduan CT-scant obat dihantar di masukkan ke pusat lesi tumor, dengan demikian konsentrasi obat bekerja di dalam tumor lebih efektif 8 kali lipat

  5. Dan 18 Methode Terapi lainnya di St.Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou dapat membantu pasien menghindari operasi, efek samping kemoterapi, radioterapi, mendapatkan hasil yang efektif bersifat jangka panjang dan meningkatkan kualitas kelangsungan hidup

 


Comments are closed.