Pencegahan Kanker Paru-paru

Kanker paru adalah kanker ganas yang memiliki angka kematian tertinggi, bagaimana mencegah timbulnya kanker? Berikut beberapa saran dari Ahli Modern Cancer Hospital Guangzhou :

1.Jangan Merokok
Merokok dianggap sebagai faktor utama penyebab kanker paru-paru. Dalam rokok terkandung ribuan bahan kimia.

2.Jauhi Limbah Industri
Jika anda bekerja di sebuah pabrik kimia, perhatikan pola istirahat anda, sehingga tubuh memiliki sistem detoks tepat waktu, dan lakukanlah pemeriksaan ke rumah sakit secara rutin.

3.Jauhi Radiasi Pengion
Radiasi pengion dapat menyebabkan penyakit radiasi, penyakit radiasi adalah reaksi sistemik pada keseluruhan tubuh, seperti kerusakan kulit, gangguan hematopoietik, leukopenia, gangguan fertilitas dan lain-lain.

4.Infeksi Paru Kronis
Orang yang sebelumnya pernah mengalami infeksi pada paru, seperti TBC dan bronkiektasis, memiliki risiko kanker paru yang lebih tinggi,.

5.Faktor Genetik Dan Lainnya
Keluarga yang memiliki riwayat kanker paru harus lebih waspada dengan melakukan pemeriksaan paru. Karena mereka cenderung lebih mudah terkena kanker paru dibandingkan orang pada umumnya.

6.Polusi Udara
Daerah yang memiliki industri dan transportasi berkembang umumnya memiliki tingkat polusi udara yang sangat buruk, angka kejadian kanker paru di daerah-daerah ini juga tinggi.

7.Memperhatikan Lingkungan dan Kebersihan
Ketika anda melakukan pindah rumah, anda sebaiknya lebih waspada. Tunggu hingga senyawa beracun dan gas tajam di dalam rumah hilang terlebih dahulu, baru setelah itu ditempati. Selain itu, anda juga harus memperhatikan polusi udara di dapur, saat memasak, gunakan mesin penyedot udara dan membuka jendela.

8.Memperhatikan Istirahat, Memastikan Tidur Yang Cukup
Pukul 11 malam hingga 5 pagi adalah waktu dimana proses detoks berlangsung. Orang harus dalam keadaan tidur, sehingga detoksifikasi bisa bekerja normal.

Jenis Makanan Apa Saja yang Baik Untuk Mencegah Kanker Paru

Mendengar bahwa kanker paru memiliki efek merusak yang kuat terhadap tubuh manusia, banyak orang harus lebih waspada terhadap kanker paru, dapat lebih memperhatikan kehidupan sehari-hari, agar terjauh dari kanker paru, jadi cara apa yang dapat mengurangi risiko kita terkena kanker paru? Ahli dari Modern Cancer Hospital Guangzhou menuturkan, ada caranya, jika kita dapat lebih memperhatikan pola makan sehari-hari, banyak mengkonsumsi beberapa zat anti-kanker, dapat secara efektif mencegah kanker paru. Tentu saja, dalam proses pencegahan ini perlu didukung dengan pola hidup yang baik, seperti tidur awal bangun awal, berhenti merokok dan minum alkohol, dan sebagainya, jika tidak, dengan obat mujarab pun tidak dapat mencegah kanker paru mendekat dengan kehidupan kita.

Terong diakui oleh dunia medis sebagai makanan pencegah Kanker paru , karena merupakan makanan yang bersifat dingin, oleh karena itu, dapat mengurangi rasa sakit, efektif untuk detoksifikasi urin, kandungan solanin di dalamnya merupakan ahli dalam mencegah kanker, di antara jenis terong yang ada, kandungan solanin pada terong ungu lebih banyak, karena itu untuk mendapatkan tujuan pencegahan yang lebih efektif, sebaiknya mengkonsumsi terong ungu. Namun yang perlu diperhatikan adalah, karena terong merupakan jenis bahan makanan yang cenderung dapat menyerap minyak, karena itu saat memasak kita sebaiknya dapat mengontrol penggunaan minyak, jangan menggunakan minyak goring berlebihan pada saat memasak, jika tidak, tidak hanya dapat menghancurkan semua nutrisi yang ada pada terong, tetapi juga bisa menghilangkan efek anti kanker di dalamnya. Tapi juga karena makanan yang terlalu berminyak dapat meningkatkan beban pada sistem pencernaan tubuh kita, serta meningkatkan risiko kanker.

Kubis atau kol, juga merupakan jenis sayur yang sering kita temui, sebenarnya juga merupakan makanan utama untuk mencegah kanker paru, baik untuk memperkuat tulang, baik untuk organ dalam, dan pada kubis sendiri mengandung indol-3- asetaldehida (IAAId) dan flavonoid yang merupakan pembunuh alami kanker, setelah masuk ke dalam tubuh ia dapat merangsang keaktifan usus kecil kita, meningkatkan kekebalan tubuh, dan meminimalisir serangan virus kanker pada tubuh. Jadi, walaupun anda sudah terkena kanker paru, dalam proses pengobatannya, konsumsilah makanan yang memiliki efek baik untuk pengobatan.

WASPADA : Sering Memasak Dapat Menyebabkan Kanker Paru

Kanker paru, disebut juga kanker bronkus, umumnya muncul di epitel bronkus, kaum pria memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan kaum wanita. Hingga kini, penyebab timbulnya penyakit ini masih belum dapat dipastikan. Sebuah data menunjukkan, merokok adalah faktor penyebab timbulnya kanker paru, dan orang yang sudah merokok untuk waktu yang lama memiliki risiko terkena kanker paru 4-10 kali lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak. Namun, ahli Modern Cancer Hospital Guangzhou menghimbau, merokok bukanlah satu-satunya faktor penyebab kanker paru, asap dari memasak juga dapat menyebabkan kanker paru.

Asap Dari Dapur Meningkatkan Risiko Kanker paru Pada Pemasaknya Hingga 4 Kali Lebih Tinggi
Saat memasak, asap bersuhu tinggi dapat menghasilkan asap beracun yang dapat mengiritasi tenggorokan, merusak jaringan pernafasan dan mudah menimbulkan penyakit. Menghirup asap dapur secara berlebihan dapat menyebabkan gangguan pada bagian paru, menimbilkan penyakit pada bronkus, emfisema dan penyakit-penyakit lainnya, dan yang parahnya dapat menyebabkan kanker paru. Di berbagai tempat di wilayah ASEAN, asap dapur yang bersuhu tinggi merupakan hal yang biasa, minyak kedelai atau minyak jagung dapat menghasilkan yang mudah menguap saat dalam keadaan panas, zat karsinogenik hasil oksidasi dapat meningkatkan risiko kanker pada orang yang memasak dalam waktu lama meningkat.

Dapur Harus Memiliki Ventilasi yang Baik, Kurangi Minyak Pada Saat Memasak
Bagaimana mengurangi bahaya asap dapur? Ahli Modern Cancer Hospital Guangzhou menyarankan : Memperbaiki lingkungan dapur dan kebiasaan memasak adalah cara penting untuk mencegah kanker paru. Pertama-tama, saat membeli cooker hood (penghisap asap), sebaiknya anda membeli dengan kapasitas yang lebih besar dan kualitas yang lebih baik. Selain itu, pada saat memasak, jangan berdiam terlalu lama di dalam dapur, keluarlah setiap setengah jam untuk menghirup udara segar. Kurangi cara memasak dengan menumis atau menggoreng.

Tips Menjaga Kesehatan Paru :
1.Banyak Menghirup Udara Segar
Untuk menjaga kesehatan paru, pada saat beristirahat, anda dapat memiliki tempat dengan udara yang segar, lakukan pernafasan sedalam mungkin, untuk membuang bau-bau busuk dari dalam tubuh.
2.Banyak Minum Air
Kandungan air pada paru dapat keluar atau hilang bersamaan dengan udara, udara yang kering mempermudah pengeringan, menyebabkan timbulnya kerusakan pada mukosa paru dan saluran pernapasan. Jadi, memenuhi kebutuhan air dalam tubuh merupakan salah satu tindakan menjaga kesehatan paru-paru.
3.Menjaga Suasana Hati yang Baik
Para ahli menuturkan, suasana hati yang tidak baik sangat mudah merusak organ paru. Dengan tertawa setiap hari, kita dapat menjaga gerak atau ekspansi dada, meningkatkan kapsitas paru-paru, mengurangi rasa lelah, serta meningkatkan nafsu makan. Juga merupakan salah satu cara efektif menjaga kesehatan paru-paru.

Ahli Modern Cancer Hospital Guangzhou menuturkan, “Batuk, kesulitan atau sesak nafas merupakan gejala awal kanker paru.” Jika anda menemukan gejala-gejala serupa, segeralah melakukan pemeriksaan ke rumah sakit terdekat, jangan biarkan penyakit semakin berkembang!

Jenis Makanan Apa Saja yang Baik Untuk Mencegah Kanker Paru

Mendengar bahwa kanker paru memiliki efek merusak yang kuat terhadap tubuh manusia, banyak orang harus lebih waspada terhadap kanker paru, dapat lebih memperhatikan kehidupan sehari-hari, agar terjauh dari kanker paru, jadi cara apa yang dapat mengurangi risiko kita terkena kanker paru? Ahli dari Modern Cancer Hospital Guangzhou menuturkan, ada caranya, jika kita dapat lebih memperhatikan pola makan sehari-hari, banyak mengkonsumsi beberapa zat anti-kanker, dapat secara efektif mencegah kanker paru. Tentu saja, dalam proses pencegahan ini perlu didukung dengan pola hidup yang baik, seperti tidur awal bangun awal, berhenti merokok dan minum alkohol, dan sebagainya, jika tidak, dengan obat mujarab pun tidak dapat mencegah kanker paru mendekat dengan kehidupan kita.

Terong diakui oleh dunia medis sebagai makanan pencegah kanker paru, karena merupakan makanan yang bersifat dingin, oleh karena itu, dapat mengurangi rasa sakit, efektif untuk detoksifikasi urin, kandungan solanin di dalamnya merupakan ahli dalam mencegah kanker, di antara jenis terong yang ada, kandungan solanin pada terong ungu lebih banyak, karena itu untuk mendapatkan tujuan pencegahan yang lebih efektif, sebaiknya mengkonsumsi terong ungu. Namun yang perlu diperhatikan adalah, karena terong merupakan jenis bahan makanan yang cenderung dapat menyerap minyak, karena itu saat memasak kita sebaiknya dapat mengontrol penggunaan minyak, jangan menggunakan minyak goring berlebihan pada saat memasak, jika tidak, tidak hanya dapat menghancurkan semua nutrisi yang ada pada terong, tetapi juga bisa menghilangkan efek anti kanker di dalamnya. Tapi juga karena makanan yang terlalu berminyak dapat meningkatkan beban pada sistem pencernaan tubuh kita, serta meningkatkan risiko kanker.

Kubis atau kol, juga merupakan jenis sayur yang sering kita temui, sebenarnya juga merupakan makanan utama untuk mencegah kanker paru, baik untuk memperkuat tulang, baik untuk organ dalam, dan pada kubis sendiri mengandung indol-3- asetaldehida (IAAId) dan flavonoid yang merupakan pembunuh alami kanker, setelah masuk ke dalam tubuh ia dapat merangsang keaktifan usus kecil kita, meningkatkan kekebalan tubuh, dan meminimalisir serangan virus kanker pada tubuh.

Cara untuk mencegah kanker paru-paru untuk pekerja kantor

Non-perokok dapat mengucapkan selamat tinggal pada kanker paru-paru, kalimat ini memang benar, tapi tidak sepenuhnya benar, karena bukti nyata, ada banyak non-perokok tapi juga mendapatkan kasus kanker paru-paru, meskipun sangat sedikit, tetapi bagaimana kita dapat mencegah kanker paru-paru, yaitu tubuh yang kuat juga merupakan satu persyaratan, orang harus mulai dari kebiasaan hidup, benar-benar terisolasi dari kanker paru-paru:

Dalam beberapa tahun terakhir dilaporkan bahwa, pekerja kantor yang duduk di kantor juga ada kemungkinan dapat terkena kanker paru-paru, hal ini membuat orang terkesan luar biasa, bahkan ada beberapa kenyataan. Pikirkan tentang hal ini, pekerja kantoran yang duduk lama di dalam kantor jika kondisi ventilasi dan pertukaran udara yang tidak baik, beberapa penyakit pernapasan juga sering terjadi. Tapi jika Anda tidak mementingkan hal ini, seiring waktu berjalan ada kemungkinan dapat menderita kanker paru-paru. Ditambah dengan polusi udara dari luar, seperti knalpot kendaraan bermotor, polusi udara yang berbahaya, dapat menyebabkan terjadinya kanker paru-paru. Meskipun semua orang terkena pencemaran lingkungan eksternal yang sama, tetapi karena para pekerja berkerah putih berada di dalam ruangan untuk waktu yang lama lebih dari biasanya, sehingga paru-paru sering dalam keadaan lemah, dan lama kelamaan juga akan menimbulkan dampak.

Olahraga dapat meningkatkan fungsi pernafasan paru-paru, sistem pernapasan yang kuat, dan juga memungkinkan udara segar masuk kedalam paru-paru dan terjadi nya pertukaran udara yang cepat. Kantor, karena merupakan ruang terbatas dan pertukaran udara yang lambat, Jika kita tidak berolahraga, peningkatan fungsi paru-paru, dalam jangka waktu yang panjang status oksigen lemah, pertama fungsi paru-paru akan menurun, sulit untuk menghirup udara segar sehingga menyebabkan pusing, sesak napas. Dan untuk orang yang sering berolaharaga, fungsi paru-paru pun akan kuat, dan jarang dapat menderita kanker paru-paru.

Pekerja kantor harus memerhatikan diet yang baik,lemak yang tinggi, diet kalori yang tinggi sering menjadi kekurangan jejak unsur selenium atau vitamin A untuk mencegah terjadi nya kanker paru-paru,oleh karena itu, makanlah makanan yang kaya akan selenium, dan juga mengetahui trik-trik untuk mencegah kanker paru-paru.

Selain itu, banyak wanita kantoran pulang ke rumah dan kembali berperan sebagai ibu rumah tangga, di dalam dapur kecil pun, terdapat terlalu banyak asap yang dapat membahayakan paru-paru, meskipun nyata nya pasien yang menghirup asap dapat menderita kanker paru-paru, tetapi resparasi paru-paru utama, jika terjadi kerusakan paru-paru, harus memerhatikan kehidupan, dan juga mengambil langkah-langkah pencegahan yang penting.

Pengobatan Kanker Paru-paru Stadium Lanjut

Kanker paru-paru di epitel bronkial, juga dikenal sebagai karsinoma bronkogenik. Dalam 50 tahun terakhir, banyak negara telah melaporkan kejadian secara signifikan lebih tinggi dari kanker paru-paru, kanker paru-paru menempati urutan pertama pada pasien laki-laki. Kanker paru-paru sulit disembuhkan, karena ketika mendeteksi kanker paru-paru pada saat itu sudah stadium lanjut. Dalam kasus ini, kanker telah ditransfer ke organ lain. Kanker paru-paru lanjut, mungkin ada transfer dari berbagai organ, seringkali membawa penderitaan besar bagi pasien, bahkan mengancam jiwa. Kanker paru-paru dalam metode pengobatan terbaik memiliki akhir?

Pengobatan Operasi Kanker Paru-paru
Operasi adalah pengobatan yang paling penting untuk kanker paru-paru, banyak pasien yang diperpanjang masa hidupnya setelah operasi. Pengobatan operasi kanker paru-paru adalah untuk mencapai tujuan pengobatan untuk kanker, pasien kanker paru-paru yang diobati dengan operasi, terutama karena efek pengobatan operasi kanker paru-paru, tetapicenderung memiliki keterbatasan, tidak hanya untuk pasien dengan trauma besar dan juga yang memiliki indikasi, palliatives sering sangat terbatas.

Radioterapi pengobatan kanker paru-paru
Terapi radiasi merupakan sarana lokal melawan kanker, kanker paru-paru dibedakan menjadi sel kecil adalah yang paling sensitif terhadap terapi radiasi dalam berbagai jenis kanker paru-paru, diikuti oleh karsinoma sel skuamosa, sensitivitas lebih rendah dari adenokarsinoma dan adenokarsinoma bronkial, mayoritas lesi dari kasus kanker paru-paru dalam diagnosis definitif yang lebih luas muncul metastasis jauh atau kondisi umum yang buruk, tidak cocok untuk pengobatan bedah harus mempertimbangkan pengobatan terapi radiasi dan atau obat anti-kanker untuk memperbaiki gejala dan memperpanjang hidup, pasien kanker paru-paru yang tidak mau menjalani operasi, radioterapi saja dapat meningkatkan kelangsungan hidup selama 3 tahun ada sekitar 10%, tingkat kelangsungan hidup 5 tahun turun menjadi 3%. Paliatif terapi radiasi untuk atelektasis, pneumonia obstruktif, superior vena cava syndrome, meredakan pasien gejala sakit parah metastasis tulang dan metastase otak.

Kemoterapi dalam pengobatan kanker paru-paru
Peran kemoterapi pada kanker paru-paru dalam beberapa tahun terakhir tidak lagi terbatas pada pasien kanker paru-paru stadium lanjut yang tidak dapat dioperasi lagi, dan sering termasuk dalam program perawatan yang komprehensif untuk kanker paru-paru sebagai pengobatan sistemik. Kemoterapi dapat menekan tulang sumsum sistem hematopoietik, terutama penurunan sel darah putih dan trombosit, proliferasi sel kanker sehingga menghambat darah platelet dan dapat mentransfer penyakit yang mengerikan.

Terapi Imunisasi Biologi kanker paru-paru
Immunotherapy biologis adalah teknologi terapi kekebalan tumor yang lebih matang, tapi juga area perawatan biologis tumor. GMP ultra bersih laboratorium diekstraksi dari sel-sel mononuklear darah perifer pasien sendiri diinduksi aktivasi dan jumlah amplifikasi DC / Cik sel, dan kemudian dikembalikan lagi ke pasien. Aplikasi utama dari sel dendritik dan sel CIK, kedua sel ke sel tumor khusus mengenali peran dan mampu membaur dengan mengidentifikasi berbagai sel tumor, dan tidak ada perbedaan pada penyakit. Ketika efek DC dan sel CIK digabungan untuk membunuh sel-sel ganas atau mengurangi dan menstabilkan pada tingkat tertentu, dapat dicapai kesembuhan klinis dari tumor atau pengendalian tumor.

Pengobatan kanker paru-paru stadium lanjut telah diperkenalkan di sini, harus memperhatikan pengobatan kanker paru-paru, karena kanker paru-paru stadium lanjut sangat berbahaya, tapi saat pengobatan juga jangan memperlakukan sewenang-wenang, di samping metode di atas, dikombinasikan dengan perawatan pola makan kanker paru-paru stadium lanjut, juga dapat memainkan peran dalam membantu pemulihan.

Pasien yang batuk sebaiknya makan apa?

Pasien dengan kanker paru-paru dini tidak mudah untuk menemukan telah didiagnosis pada kebanyakan pasien dengan tengah dan akhir umumnya diambil setelah terapi kemoradiasi kanker paru-paru terutama pusat setelah radioterapi akan sering batuk sesak napas dan gejala lain radioterapi paru-paru terutama hilus dan mediastinum bagian untuk menghasilkan fibrosis paru radioaktif yang disebabkan oleh iradiasi dalam jumlah yang cukup setelah beberapa bulan.

Salah satu dari empat gejala utama batuk sebagai kanker paru-paru ada hemoptysis lain demam nyeri dada. Dan batuk adalah gejala pertama pada kebanyakan pasien sejak awal batuk kanker paru-paru kering batuk batuk, dahak sedikit sangat terlambat jika infeksi adalah volume dahak. Selain pengobatan aktif diet batuk paru-paru juga tidak dapat diskon kanker paru-paru diet batuk?Kanker Paru Paru

Diet harus menjadi makanan ringan dan menyegarkan untuk beberapa sedikit minyak atau menahan minyak atau makanan asam dapat memainkan peran paru-paru pasien kanker makanan pembuka. Hindari makan pedas gorengan berlemak asin makanan yang diasap. Paru-paru pasien batuk bisa makan banyak buah-buahan segar dan sayuran. Seperti apel buah ara stroberi lemon pisang anggur, jeruk buah kiwi kenari pare bawang putih melon wortel kembang kol tomat bayam labu kubis dan tenggorokan lainnya untuk meringankan gejala batuk.

Selain itu pasien juga harus memperkuat gizi. Ketika pasien kanker paru-paru tanpa disfagia kebebasan untuk memilih makanan mereka tidak mempengaruhi pengobatan kasus perlu untuk makan banyak protein makanan kaya karbohidrat seperti daging tanpa lemak ayam bebek kelinci ikan udang kedelai serta berbagai sereal umumnya tidak membatasi asupan makanan untuk memastikan nutrisi yang baik.

Mutasi gen GPC5 dapat menyebabkan kanker paru-paru

Saat ini kematian tertinggi di Amerika Serikat akibat kanker paru-paru, pada tahun 2004 lebih dari 16 juta orang meninggal akibat kanker paru.  Seperempat dari orang non-perokok yang meninggal karena kanker paru-paru, dengan tingginya dari kematian akibat kanker paru-paru non-perokok, sehingga peneliti negara kebingungan. American Institute menemukan bahwa mutasi gen GPC5 dapat menyebabkan non-perokok kanker paru-paru.

Studi tentang 754 non-perokok dipelajari. Dengan mengekstraksi asam deoksiribonukleat mereka (DNA) sampel untuk perbandingan laboratorium. Menemukan bahwa varian DNA lebih dari 300.000, tingkat GPC5 dari jaringan paru-paru pasien dengan kanker paru-paru daripada jaringan paru-paru normal dua kali lipat dibandingkan dengan paru-paru orang sehat, rendahnya GPC5 gen aktivitas pasien dengan adenokarsinoma paru-paru 50% . Para peneliti menyimpulkan bahwa rendahnya The GPC5 aktif dapat menyebabkan non-perokok kanker paru-paru, diharapkan studi lebih lanjut dari gen ini, mengembangkan kanker paru-paru yang ditargetkan terapi untuk metode baru dan mengidentifikasi kanker paru-paru dengan kelompok berisiko tinggi.

Beberapa ahli percaya bahwa studi ini tidak komprehensif, dan penelitian lebih lanjut diperlukan dalam alasan asosiasi. Meskipun studi ini menggambarkan tingkat GPC5 di adenocarcinoma dua kali lebih rendah daripada jaringan normal lainnya, namun hasil penelitian ini masih terlalu dini untuk memprediksi populasi risiko kanker paru-paru. "Observasi ini awal dari sampel tumor yang tidak memiliki riwayat  merokok, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk meyakinkan pendapat ini.

Apakah Kanker Paru-Paru Menular?

Keganasan kanker paru-paru sebagai salah satu penyebab kematian, setiap tahun ratusan orang meninggal karena kanker paru-paru, insiden kanker paru-paru tetap tinggi, banyak orang sakit, sehingga orang tidak bisa tidak bertanya-tanya, apakahkanker paru-paru menular?

Para ahli menunjukkan: "Tidak ada bukti bahwa kanker paru-paru menular, membahas penyakit menular, kanker paru-paru tidak menular, namun penyakit tertentu sebelum kanker paru-paru menular, seperti tuberkulosis yang merupakan faktor menyebabkan kanker paru-paru, TBC adalah infeksi penyakit. Misalnya yang paling khas adalah kanker hati, diakibatkan oleh hepatitis yang tentu menular. " Yang disebut infeksi,bahasa mudahnya, adalah beberapa jenis penyakit dari satu orang menyebar ke orang lain melalui beberapa cara. Infeksi harus memenuhi tiga kondisi: sumber infeksi, rute transmisi dan populasi yang rentan, tiga sangat diperlukan. Data klinis menunjukkan bahwa pasien kanker tidak dengan sendirinya merupakan sumber infeksi.

Karena kanker paru-paru tidak menular mengapa ada begitu banyak orang pada “kanker paru-paru stadium akhir menular? "Masalah ini mengalami pertanyaan, alasan utama, banyak orang sering dengan kanker paru-paru dan kontak TBC, pasien yang menderita TBC dalam dahak disebut TBC terbuka positif, menular, karena itu menghadapi batuk, dahak, darah di dahak pasien harus memperhatikan pencegahan penyakit ini. Tuberkulosis adalah penyakit yang ditularkan melalui saluran pernafasan, kanker paru-paru dan TBC, kanker paru-paru dalam berbagai faktor karsinogenik yang berbeda, proliferasi abnormal sel lokal, hilangnya morfologi sel normal dan keganasan dinamis. Oleh karena itu, kanker paru-paru tidak bisa sama dengan TBC, tidak menular.

Faktor kunci menyebabkan kanker paru-paru
Faktor utama menderita kanker paru-paru adalah merokok, termasuk perokok pasif. Sejumlah besar fakta klinis menunjukkan bahwa 87% kematian pada pasien kanker paru-paru yang berhubungan dengan merokok dan perokok pasif. Zat berbahaya dalam tembakau (karsinogen) dapat merusak sel normal paru-paru. Setelah beberapa waktu, sel-sel yang rusak secara bertahap akan menjadi kanker. Risiko kanker paru-paru terkait pada usia mulai merokok, durasi merokok, jumlah merokok sehari-hari dan kedalaman inhalasi. Berhenti merokok dapat sangat mengurangi risiko kanker paru-paru. Tembakau adalah faktor kanker paru-paru, faktor penting yang terkait dengan perkembangan kanker paru-paru.

Faktor-faktor lingkungan. Radon, timah, arsenik, toluena dan zat lainnya yang bersifat karsinogen untuk membuat wilayah ini menjadi insiden kanker paru-paru tinggi. Dengan penuaan penduduk, mengintensifkan proses urbanisasi dan industrialisasi, pencemaran lingkungan, dan polusi udara membawa bahaya bagi kesehatan kita.

Gaya hidup yang tidak sehat dan buruk sama-sama bahaya bagi kesehatan, terutama beberapa perokok dalam keadaan emosi yang tidak baik, memiliki karir yang kurang menguntungkan, hidup tidak bahagia, keluarga tidak bahagia, ketidakstabilan perkawinan, merokok dengan asap di ruangan pengap, bahayanya lebih besar. Seperti pola makan yang buruk seperti makan makanan asin, makanan yang diasap, diasinkan dan panggang, konsumsi alkohol yang berlebihan, dapat menyebabkan kanker organ pencernaan. Sanitasi pada keluarga yang buruk, dan dekorasi yang berlebihan terhadap bahan kimia beracun dalam ruangan berlebihan (seperti formaldehida, gas radon, dan lain-lain). Setiap hari menggunakan bahan pembersih, cat, dan zat beracun lainnya.

Jadi alasan tingginya insiden kanker paru-paru bukan karena infeksi, tetapi banyak alasan menyebabkan kanker paru-paru. Mayoritas keluarga kanker paru-paru tidak perlu khawatir.

Apakah kanker paru-paru bisa menurun?

Banyak orang yang meragukan: Dikatakan bahwa kejadian keturunan dari pasien kanker paru-paru mempunyai peluang yang besar, jika keluarga terkena kanker paru-paru, bisa diturunkan ke generasi berikutnya? Pikirkanlah fenomena keluarga genetik yang terkena kanker paru-paru, dapat disebabkan oleh kelainan kromosom. Sel manusia yang normal memiliki 46 kromosom yang bisa menyebabkan karsinogen berbagai faktor penyimpangan kromosom dalam jumlah kromosom dan morfologi berbeda dari sel normal, terkadang penyimpangan faktor kromosom terjadi pada anak-anak mereka, sehingga generasi berikutnya harus menderita kemungkinan kanker paru-paru.

Hubungan dari epidemiologi genetik kanker paru-paru telah melakukan semacam studi, 52 memiliki setidaknya tiga anggota keluarga dekat yang menderita kanker paru-paru, kanker tenggorokan atau keluarga kanker laring telah dipelajari. 52 keluarga, 36 keluarga dengan setidaknya dua generasi anggota menderita kanker paru-paru. Sebagai penanda genetik untuk 392 situs dikenal sebagai variasi genetik umum. Para peneliti dari semua pasien kanker dan anggota keluarga yang sehat untuk berpartisipasi dalam penelitian alel. Para peneliti menemukan gen kanker paru kerentanan terjadi pada kromosom 6 penanda genetik terkait, terbukti dari keturunan yang kuat. Penanda genetik pada kromosom 12, 14 dan 20 juga menunjukkan bahwa hubungan potensial antara kanker paru-paru.

Meskipun kejadian kanker paru-paru dan faktor genetik yang jelas(nyata), tapi ini tidak berarti bahwa anggota keluarga pasien dengan kanker paru-paru dalam keluarga akan terkena kanker paru-paru juga. Anggota keluarga pasien tidak perlu khawatir terlalu banyak tentang hal ini.