Bahaya Asbes Terhadap Kanker Paru-paru

Bahaya Asbes Terhadap Kanker Paru-paru

  Serat asbes yang tidak sengaja masuk ke dalam paru-paru sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh. Bahkan bahaya ini lebih mengerikan dibandingkan dampak asap tembakau/merokok. Debu asbes yang tertelan dan mengendap di paru-paru sangatlah merugikan kesehatan, karena sifat karsiogenik yang di dalamnya.Menurut Sumber asli: Kinisehat Inilah bahaya asbes terhadap kesehatan tubuh:

  1. Mesothelioma Paparan debu asbes dalam jangka panjang dapat memicu semacam kanker pada mesothelium, yang disebut mesothelioma. Kerusakan DNA pada organ ini dapat mengganggu pertumbuhan sel. Gejalanya tidak sama, tergantung jenis mesothelioma. Mesothelioma pleura biasanya ditandai dengan nyeri di bawah tulang rusuk, sesak nafas, batuk, berat badan menurun, dan munculnya benjolan di bawah jaringan kulit. Mesothelioma pericardial menyerang rongga rongga jantung. Gejalanya seperti nyeri dan sesak nafas, sulit bernafas, sulit menelan, bengkak pada wajah dan leher, serta sakit karena gangguan pada paru-paru dan sumsum tulang belakang. Mesothelioma peritoneal terjadi di rongga perut. Gejalanya seperti bengkak pada perut dan menimbulkan rasa sakit.

  2. Kanker paru-paru Debu asbes yang masuk ke paru-paru dapat mengendap di dinding saluran nafas (bronchioles), yang pada akhirnya dapat memicu risiko kanker paru-paru dan kanker batang tenggorokan. Pengendapan zat karsinogen ini dapat berlangsung selama puluhan tahun.

  3. Asbestosis Penyakit yang disebabkan oleh adanya jaringan parut di paru-paru, sehingga menimbulkan gangguan pernafasan. Penyakit ini ditandai dengan sesak nafas, batuk bandel, kurang nafsu makan, dan nafas mengeluarkan suara.

  4. Efusi pleura Gangguan kesehatan ini merupakan kondisi medis dimana cairan menumpuk pada rongga pleura secara berlebihan. Rongga ini terletak di antara membran yang menyelimuti paru-paru. Penyakit ini sebenarnya merupakan komplikasi dari mesothelioma. Pastinya, kondisi medis ini mengganggu kinerja paru-paru. Gejala umum yang timbul akibat efusi pleura seperti sesak nafas, cegukan, batuk, demam, dan frekuensi nafas menjadi cepat.

  5. Plak pleura Asbestosis dalam kondisi parah dapat berlanjut, sehingga menimbulkan plak pleura. Debu asbes yang terhisap ke dalam tubuh secara terus menerus akan berakibat berkurangnya kapasitas paru-paru. Sebagian penderita tidak menderita gejala apapun, sebagian lainnya mengalami sesak nafas.

 Teknologi terbaru pengobatan kanker paru

 Keistimewaan  Dari Pengobatan di St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou?

  Untuk pengobatan kanker paru, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou menyiapkan tim medis multidisiplin untuk melakukan terobosan metode pengobatan, mempertemukan berbagai ahli spesialis untuk bersama-sama mendiskusikan opsi pengobatan terbaik untuk pasien kanker paru. Diskusi ini bertujuan untuk saling melengkapi pengetahuan dan memberikan diagnosis yang lebih komprehensif, akurat dan ilmiah, bersama-sama menentukan metode pengobatan yang paling tepat serta mengontrol efektifitas pengobatan. Di rumah sakit ini, semua tim medis akan berusaha yang terbaik untuk mengobati pasien kanker paru, mereka akan melakukan segala kemungkinan untuk memberikan pelayanan medis berkualitas tinggi bagi pasien.

 Metode Minimal Invasif Apa Saja Yang Digunakan St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou Untuk Mengobati Kanker Paru?

  1. Intervensi kemo lokal : Luka Hanya 1-2mm, Akurat Membunuh Sel Kanker

  Intervensi dilakukan di bawah panduan alat DSA, hanya membutuhkan luka bedah 1-2mm, kemudian dilakukan tusukan dan pemasukkan kateter khusus, kawat pemandu dan alat canggih lainnya langsung ke dalam tubuh. Kemudian dokter akan memasukkan obat anti kanker ke dalam tumor untuk membunuh sel-sel kanker dan menyumbat pembuluh darah pemasok nutrisi ke kanker. Dengan terputusnya pasokan nutrisi ke kanker, hal ini membuat kanker “mati kelaparan”.

 Intervensi

  2. Penanaman Biji Partikel : Radioterapi Lokal, Akurat Menghancurkan Jaringan Tumor

  Kelebihan Penanaman Biji Partikel : Efektif memancarkan sinar terpusat di dalam tumor tanpa merusak jaringan-jaringan normal; radiasi berlangsung hingga 180 hari, efektif membunuh sel tumor; luka kecil; minim efek samping dan komplikasi.

Penanaman Biji Partikel

  3. Cryosurgery : Luka Kecil, Minim Komplikasi, Mencegah Kekambuhan

  Proses Cryosurgery dilakukan tanpa operasi, namun hasil yang didapat setara dengan tindakan operasi. Selain itu, metode ini dapat menurunkan risiko operasi dan komplikasi, dapat memantau proses, memberikan hasil pengobatan yang baik, serta tidak ada kondisi batasan anestesi. Saat ini metode tersebut telah berhasil diterapkan pada banyak pasien kanker paru, serta membuahkan hasil yang efektif.

Cryosurgery

  4. Imunoterapi : Meningkatkan Sel Imun, Memperpanjang Kelangsungan Hidup

  Imunoterapi tidak hanya dapat membunuh sel kanker, tetapi juga membersihkan sisa penyakit pada tubuh, serta mencegah terjadinya kekambuhan dan penyebaran. Metode ini juga dapat meningkatkan dan memperbaiki sistem kekebalan tubuh pasien yang rusak, sehingga dapat menghambat pertumbuhan sel kanker. Dikarenakan sel imun berasal dari tubuh pasien sendiri, maka tidak mungkin terjadi penolakan. Metode ini sangat aman dan tanpa efek samping. Kondisi tubuh yang sehat atau lemah tetap bisa menjalani terapi sel imun.

 


Comments are closed.