Pengobatan Kanker Paru

Kanker paru adalah tumor ganas yang menyerang organ paru, penyakit ini dapat mengancam nyawa pasiennya, diantara semua manusia di dunia yang meninggal karena kanker, kanker paru memiliki proporsi paling besar, sekitar 1.560.000 orang meninggal karena kanker paru setiap tahunnya.

Pengobatan kanker paru yang paling sering dijumpai meliputi operasi dan kemoradioterapi. Apabila pasien terdiagnosa kanker paru non-sel kecil, berdasarkan lesi pada kanker menentukan stadium kankernya, apakah dapat dilakukan operasi atau sel kanker telah menyebar ke jaringan lainnya dan tidak dapat diobati dengan operasi, untuk menentukannya dapat menjalani pemeriksaan CT scan dan PET scan. Hanya saja, pengobatan kanker paru secara operasi memiliki risiko yang sangat besar terlebih pada pasien usia lanjut atau kanker paru stadium lanjut. Komplikasi pasca operasi juga sering dijumpai, seperti pendarahan, atelektasis, aritmia, gagal pernafasan dan lainnya. Kemoradioterapi juga merupakan metode pengobatan kanker paru yang sering digunakan, pengobatan ini dapat mengurangi gejala-gejala kanker paru, mengurangi penderitaan pasien, tapi memiliki efek samping yang sangat besar.

Dengan kemajuan dalam bidang kedokteran, dunia medis secara perlahan mulai memperhatikan China, semakin banyak pasien yang datang ke China untuk melakukan pengobatan kanker. Teknologi baru Minimal Invasif mulai banyak digunakan, seperti Intervensi, Cryosurgery, Microwave Ablation, Imunoterapi dan lainnya. Pengobatan kanker paru dengan Metode Minimal Invasif memiliki beberapa keuntungan seperti minim luka, minim efek samping dan jauh lebih efektif dan lainnya, yang membawa harapan baru bagi para pasien kanker paru yang tidak cocok untuk operasi.

1. Intervensi dilakukan di bawah pasnduan DSA, dengan luka sayatan hanya 1-2 mm, kemudian kateter khusus, peralatan mikro lainnya dimasukkan hingga ke lokasi tumor, obat anti-kanker disalurkan hingga ke pusat tumor, embolisasi dilakukan untuk menyumbat pembuluh darah, membuat “tumor mati” sehingga “mati kelaparan”, sementara itu agen emboli membawa obat anti-kanker ke dalam tumor, memainkan peran kemoterapi lokal.

2. Cryosurgery pada dasarnya adalah pengobatan kanker secara “Hipotermia + Hipertermia”. Pertama-tama gas argon disalurkan ke jaringan tumor menyebabkan temperatur turun hingga -180℃ dan tumor menjadi bola es, setelah itu gas helium disalurkan membuat suhu seketika naik menjadi 20℃~40℃, membuat tumor meleleh dan meledak, sehingga tujuan menghancurkan tumor pun tercapai.

3. Metode Microwave Ablation dilakukan dibawah panduan pencitraan, jarum microwave ablation dimasukkan melalui kulit menuju pusat tumor, kemudian gelombang mikro dikeluarkan secara berkelanjutan, molekul polar dalam jaringan tumor di bawah dengan kecepatan tinggi, sehingga menghasilkan panas yang meningkatkan temperatur tumor. Ketika temperature di atas 60℃, protein tumor akan terkoagulasi mengakibatkan nekrosis tumor.

4. Imunoterapi tidak hanya membunuh sel kanker, membersihkan tubuh dari berbagai lesi, mencegah kekambuhan kanker dan metastasis, dan juga memulihkan sistem kekebalan tubuh yang rusak serta menghambat pertumbuhan tumor.

Direktur Onkologi Modern Cancer Hospital Guangzhou, Profesor Peng Xiao Chi mengatakan: “pasien kanker paru yang telah mencapai stadium akhir menanggung penderitaan yang tak tertahankan dari orang biasa, dan karena kekawatiran emosional pasien terhadap peningkatan kualitas hidup pasien adalah sama pentingnya.” Modern Cancer Hospital Guangzhou adalah rumah sakit modern yang telah terakreditasi Amerika JCI, dengan pengobatan kanker Minimal Invasif, Modern Cancer Hospital Guangzhou menyambut pasien kanker dari luar negeri untuk datang ke China melakukan pengobatan.