Perokok Beresiko 2 Kali Lebih Tinggi Terkena Kanker Paru dan Kanker Ginjal

Perokok Beresiko 2 Kali Lebih Tinggi Terkena Kanker Paru dan Kanker Ginjal

 Beberapa faktor resiko yang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya kanker paru dan kanker ginjal antara lain :

  Gejala Kanker paru dan kanker  Ginjal, antara lain meliputi: Darah dalam urine, terdapat massa benjolan pada perut ,rasa sakit di satu sisi yang tidak kunjung sembuh Nyeri pada punggung bawah tanpa sebab ,kehilangan nafsu makan atau menurunnya  berat  badan tanpa alasan yang diketahui ,Anemia (jumlah darah rendah) dan Tekanan darah tinggi, Demam

  Stadium kanker ginjal secara umum dibagi menjadi 4 yaitu :

  1. Stadium 1: Pada tahap ini diameter tumor tidak lebih dari 7 cm, dan belum menyebar ke organ lain.
  2. Stadium 2: Diameter tumor lebih besar dari 7 cm, tapi belum mendesak jaringan lain disekitar ginjal.
  3. Stadium 3: Pada tahap ini tumor sudah mendesak ke organ-organ sekitarnya, bahkan menyebar ke kelenjar getah bening
  4. Stadium 4: Stadium akhir dimana sel kanker sudah menyebar ke organ-organ lain seperti tulang, hati, pankreas, usus, atau paru-paru.

  Pemeriksan darah dan urin – tes untuk mengetahui fungsi ginjal atau untuk menemukan substansi atau zat yang menunjukkan keberadaan kanker ginjal. Scan tulang – tes ini menggunakan bahan radioaktif khusus. Kanker ginjal seringkali menyebar ke tulang dan tes ini sering dilakukan untuk memastikan tulang tidak terkena kanker.

  Cara yang Tepat Pengobatan Kanker Perbedaan keistimewaan Pengobatan Terapi khusus di St.Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou adalah;

  Ahli Oncologi Tim Medis MDT dari St.Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou menyarankan deteksi dini, diagnosis dini pencegahan dan pengobatan kanker untuk berbagai jenis kanker adalah faktor yang paling penting dan sangat efektif. Dan untuk pasien kanker , kemoterapi bukanlah satu-satunya pilihan pengobatan, perkembangan internasional Medis lebih maju terdapat 18 Metode Minimal Invasif dengan  teknologi lebih canggih yaitu diantaranya Terapi-Terapi Minimal Invasif sebagai berikut;

  1.Terapi kekebalan biologi : Terapi Membunuh Sel dengan Induksi Sitokin(CIK),sekaligus sebagai Terapi Kekebalan Sel Imun Tubuh merupakan semacam terapi biologis bagi tumor,yaitu dengan cara menyuntikan sel imun anti tumor ke dalam tubuh pasien,dapat membunuh tumor secara langsung ataupun merangsang reaksi kekebalan tubuh untuk melawan kanker. 

  2. Radiofrequency Ablation : juga merupakan cara yang baik untuk mengobati kanker ginjal RFA.Dibawah bimbingan perangkat pencitraan , perkutan , radiofrequency ablation langsung dalam tumor ginjal , membunuh cepat sel-sel kanker ginjal

  3. Nano knife adalah Terapi dalam proses pengobatan tumor atau kanker yang terletak di dekat pembuluh darah besar, saluran empedu, saluran pankreas, pembuluh darah portal dan lain-lain yang tidak dapat ditangani dengan pembedahan atau ablasi konvensional , dan pada kasus kanker prostat atau kanker yang terletak di dekat vertebral, operasi pembedahan dapat menyebabkan kerusakan saraf, menyebabkan kelumpuhan, gangguan fungsi organ dan lain-lain. Tetapi kelebihan dari Terapi Nanoknife tidak menimbulkan kerusakan pada saluran atau saraf, dapat disimpulkan bahwa Nanoknife aman dan efektif diterapkan pada kasus-kasus sulit yang disebutkan di atas, dan pada jenis-jenis kanker tersebut, metode ini belum dapat digantikan oleh metode yang lainnya.

  4. Terapi Intervensi (kemo lokal),yaitu, melalui kateter kecil obat dibungkus dalam lesi pusat lokal tumor. Keistimewaannya yaitu, minimalis efek samping obat karena tidak melalui pembuluh darah intravena keseluruh organ tubuh. Dengan panduan CT-scant obat dihantar di masukkan ke pusat lesi tumor, dengan demikian konsentrasi obat bekerja di dalam tumor lebih efektif 8 kali lipat

   Dan 18 Methode Terapi lainnya di St.Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou dapat membantu pasien menghindari operasi dengan trauma luka kecil hanya 2 mm (millimeter) hasil pengobatan lebih baik daripada surgery , efek samping minim kemoterapi, radioterapi, mendapatkan hasil pengobatan yang efektif ,bersifat jangka panjang mencegah kekambuhan dan meningkatkan kualitas kelangsungan hidup


Comments are closed.